Sabtu, 22 September 2012

Last Child deary depresiku

malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yng ku harap tiada pernah terjadiKu ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku, hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti, arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah, yang dulu pernah aku miliki
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan
Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan

Last Child Lagu terakhir untukmu

bila ku ingat tentangmu
Dalam rapuhnya hatiku
Semua kenangan yang kini
Terkubur oleh rasa sesakku
Di tengah-tengah kesepian hatiku
Yang berjuang ‘tuk dapat hidup tanpamu
Yang tiada lagi mencintaiku
Tuhan tolong tunjukkan bila memang aku yang salah
Di saat kau putuskan takdir kami untuk terpisah
Agar takkan kuulangi lagi kesalahanku pada dirinya yang dulu
Membuatnya pergi dariku
#
Kini kan kuhancurkan mimpiku
Yang dulu t’lah kurangkai untukmu
Biarlah kenangan yang jadi bukti
Betapa berartinya kau untukku
Ku ciptakan sebuah lagu
Lagu terakhir untukmu
Lagu yang penuh emosi
Tentang betapa hancurnya hatiku
Bila nanti kau dengarkan lagu ini
Yang ku buat walau tiada ku mengerti
Alasannya membuat kau pergi
back to #

Last Child Penantian

diri ini
Telah lama menanti
Menantimu
‘Tuk memeluk hati ini
Hati yang selalu
Terukir namamu
Yang takkan mungkin hilang
Meski usang dimakan waktu
Jiwa ini
T’lah lama mencari
Mencari belahan dirinya
Yang telah lama pergi
Pergi ‘tuk menjauh
Bersama dirimu
Yang takkan mungkin pernah
Coba berpikir untuk kembali
Reff:
Mungkin semua harus terjadi
Kesalahan yang telah aku perbuat
Jadi penyebab kau pergi
Bila ku kan mati di sini
Mati dalam penantian yang tak bertepi
Dan terkubur dalam penyesalan yang tak berarti
Rasa perih selalu menghampiri
Menghampiri di tiap hayalku
Terlintas bayangmu
Bayang yang selalu menyiksa diriku
Walau selalu ku coba membakar indah kenangan itu